Selasa, 28 Juli 2009

Tanaman Buah ( I )

Jambu air Red Rose Apple. Bagi Anda yang tidak memiliki lahan luas dapat menanamnya dalam pot atau drum. Perawatan dan Pemupukan intensif kunci agar tanaman ini cepat berbuah. Pemberian Pupuk NPK 16:16:16 (1 bulan sekali 1 sendok makan) dan pemberian pupuk kandang 2 bulan sekali akan memacu pertumbuhan tanaman ini. Untuk merangsang berbunga (saat musim) dapat diberikan pupuk berkadar P tinggi seberti MKP (Mono Kalium Phospat), pupuk ini juga akan membuat rasa manis pada buah oleh karena kandungan K nya juga tinggi. Rasa buah jenis jambu air ini Lumayan manis, dengan biji relatif kecil. Jangan lupa pemangkasan tajuk perlu dilakukan pada saat perangsangan bakal bunga. Oh ya, ada beberapa saran juga dari rekan, jika masih sulit untuk berbunga berikan minyak ikan sebanyak kurang lebih 2 kapsul dengan cara dicampur dengan air lalu siramkan ke media.

Lengkeng Diamond River, ini merupakan lengkeng dataran rendah, artinya dapat berbuah di daerah rendah dari permukaan air laut (daerah panas) seperti Surabaya, Probolinggo, Pasuruan, Jakarta dsb. Tanaman ini relatif gampang perawatannya, dengan pemupukan teratur tanaman dapat berbuah 3 kali dalam setahun. Pemberian pupuk dengan NPK berimbang, pemberian pupuk kandang secara berkala, dan penyiraman secara rutin akan membuat tanaman ini tumbuh subur. Pemberian Pupuk dengan kadar P tinggi seperti MKP (Mono Kalium Phospat) akan memacu tanaman mengeluarkan bunga. Selanjutnya perawatan biasa sampai terbentuk pentil buah. Sayang buah dari diamond river ini becek dan berair, artinya bila kita mengupas buah matang tangan akan basah oleh air dari daging buah. Walau demikian buah nya memiliki aroma harum dan berasa manis, sehingga layak untuk dikoleksi. Tanaman ini dapat ditanam di Pot dan di tanah langsung. Bibit tanaman bisa dari sambung susu, sambung pucuk (grafting) ataupun cangkok, sedang dari bibit dari biji memerlukan waktu lama untuk berbuah.

Jambu Biji Sukun Merah, tanaman ini terbilang masih sangat terbatas di kalangan hobiis di Jawa timur. Sosok tanaman tidak berbeda jauh dengan jambu biji lainnya, hanya karakter daun yang agak besar dan ujung daun tidak meruncing yang membedakan dengan jambu biji lainnya. Dan yang sangat istimewa, jambu ini mempunyai biji yang relatif sedikit (nyaris tidak ada, kalaupun ada biji tidak sempurna). Perawatan tanaman ini tidak begitu rumit, seperti halnya tanaman buah pada umumnya. Kendala yang sering muncul pada tanaman ini adalah sering rontoknya bakal buah (pentil) yang telah terbentuk, tetapi dengan pemberian pupuk yang berkadar Ca (kalsium) seperti CNo ataupun Kapur Dolomit akan mengatasi kendala tersebut. Bibit yang beredar dipasaran berasal dari okulasi (tempel mata tunas), bibit berasal dari Jawa Barat

Beach Cherry, Tanaman ini berasal dari Australia, namun dapat tumbuh subur di Indonesia, rasa buah seperti jambu air, warna buah matang merah menyala dengan besar seukuran kelereng. Beach Cherry tepat dijadikan Tabulampot dan hiasan di teras rumah, oleh karena tanaman ini rimbun dan perdu dengan buah yang banyak dan berwarna merah menyala. Sayang biji buah juga relatif besar sehingga daging buah tidak begitu tebal. Pengembang biakan tanaman ini dapat dari biji atau pun sambung susu. Untuk sambung susu, batang bawahnya bisa digunakan pohon dewadaru. Bibit dari biji dapat berbuah setelah kurang lebih 2-3 tahun.

Srikaya Jumbo Australia, sesuai namanya tanaman ini konon berasal dari Australia dan dapat tumbuh subur di Indonesia. Rasa Buah relatif Manis, (kalo menurut saya sih tergantung juga dari pupuknya). Pada dasarnya tanaman ini sama dengan srikaya yang ada di tanah air. Yang membedakan pada sosok tanaman yang kokoh, dengan ukuran daun lebih besar, dan tentu saja buah yang lebih besar dari buah lokal. Berat 1 buahnya bisa mencapai kurang lebih 0,5 kg. Tanaman ini agak tumbuh ngelacir (menjulang keatas) sehingga pemangkasan rutin perlu dilakukan. Buah pentil harus segera di bungkus agar buah tidak terkena hama sehingga kita dapat memanennya dengan kondisi mulus. Pengembangbiakka tanaman ini bisa dengan cangkok, sambung susu dan sambung pucuk. Untuk sambung pucuk dan susu disarankan menggunakan batang bawah dari buah si nona (orang jawa bilang Mulwo).

Tanaman Buah (II)

Tanaman Buah (II)

Lengkeng Pingpong. Sesuai namanya lengkeng jenis ini memiliki ukuran buah yang bisa sebesar bola pingpong. Tanaman ini merupakan jenis lengkeng dataran rendah, jadi dapat berbuah dengan mudah di dataran rendah. Berdasarkan pengamatan, tanaman ini gampang berbuah dengan tidak memerlukan perawatan yang 'njlimet' . Sosok tanaman nglacir dengan tajuk yang jarang dan cenderung meninggi. Oleh karenanya pemangkasan tajuk utama disarankan sesering mungkin agar tajuk baru bermunculan sehingga tanaman tidak kelihatan nglacir dan memanjang. Yang perlu diingat batang pingpong mudah patah, sehingga tanaman rimbun perlu dibuatkan para-para sebagai penyangga. Selain buah besar, ciri khas pingpong yaitu memiliki daun yang lebih kecil dari jenis lainnya dan bentuk daun menggulung ke belakang. Sayang buah yang besar pada pingpong diikuti oleh biji yang besar juga. Akan tetapi jenis ini layak dijadikan koleksi dan hiasan di rumah kita. Oh .. ya, baru-baru ini ada jenis pingpong dengan buah besar, daging tebal dan biji agak kecil. Tapi sayangnya penulis belum memiliki varietas ini..........

Mangga . Kalau denger kata mangga hemmmmm terbayang betapa lezat dan harumnya bila matang di pohon. Bila Anda yang hobi mangga dan bosan dengan varitas lokal, mangga introduksi thailand patut Anda coba. Jenis seperti, Nam dok mai, irwin, gedong gincu, kwa lan dll bisa dijadikan pilihan. Mangga jenis tersebut tidak perlu pohon yang tinggi untuk berbuah, sehingga cocok dijadikan tabulampot. Dengan pemupukan yang intensif dan pemberian pupuk kandang secara teratur, mangga akan berbuah optimal pada musimnya. Oh .. iya, jika Anda ingin membuahkan mangga diluar musim juga bisa lho ! Pemberian Paklo butrazol sesuai dosis, akan merangsang mangga untuk mengeluarkan bunga sebagai cikal bakal buah diluar musim mangga.


Putsa. Putsa atau Apel India merupakan salah satu jenis tanaman buah yang tidak mengenal musim. Tanaman ini dapat berbuah sepanjang tahun dengan jumlah buah yang banyak (tergantung dengan perawatan dan pemupukan). Sosok tanaman sedikit menjalar sehingga bila tanaman agak besar perlu ditopang oleh para-para ataupun ajir supaya tajuk dapat diatur rapi. Dengan warna buah hijau seperti apel manalagi malang, buah bisa dimakan dan terasa segar. Tapi hati-hati, buah ini memiliki biji yang lumayan besar dibandingkan apel asli.

Belimbing Bangkok Merah. Buah belimbing memang banyak macamnya, ada belimbing Demak, belimbing Karang Sari dari Blitar, Bangkok Merah dll. Masing-masing jenis memiliki ciri khas dan cita rasa yang berbeda. Bangkok merah dalam hal ini, memiliki ukuran buah yang relatif besar (seperti karang sari), dengan warna buah matang kuning kemerahan dengan rasa segar. Agar buah tidak terserang lalat buah, sebaiknya buah pentil dibungkus dengan plastik ataupun kertas semen hingga saat petik. Penjarangan dan pemilihan buah perlu dilakukan, buah kecil diseleksi, yang bentuknya tidak normal dibuang. Bila ditanam di pot, agar buah maksimal, sisakan 4-8 buah atau sesuai dengan kondisi tanaman. Saat buah matang dan telah dipetik, lakukan pemangkasan tajuk dan pemberian pupuk agar tanaman tumbuh maksimal.

Lengkeng Biji Kecil, ini merupakan salah satu varian lengkeng dataran rendah. Karakterbuah lain dari kebanyakan lengkeng pada umunya, lengkeng jenis ini kulit buah relatif berwarna putih, dengan rasa buah yang relatif renyah (renyahnya seperti melon). Dan yang paling menonjol adalah ukuran biji buah yang relatif kecil (lihat foto inset). Namun biji yang relatif sangat kecil ini belum stabil, artinya beberapa buah masih memiliki biji yang seukuran normal. Tanaman ini bagus juga ditanam di pot dan dijadikan tabulampot di depan rumah. Penyakit yang menyerang tidak begitu berarti, kebanyakan hanya ulat yang menyerang daun.

Lengkeng Lokal apa ini ??

Hari raya Lebaran th 2008 kemarin sewaktu mudik di kota kelahiran di Kediri Jawa Timur, saya terkejut dan heran melihat sosok tanaman lengkeng dengan buah seukuran kelereng bergelayutan di pohon. Sambil lewat saya amati sosok pohon lengkeng yang sarat buah masih ranum tersebut. Perkiraan saya ini pasti salah satu jenis lengkeng dataran rendah yang sudah terkenal genjah berbuah, apalagi di daerah kediri (tidak lebih dari 100 dpl) yang sangat panas dia tumbuh subur dan berbuah lebat. Namun begitu saya amati bentuk daun dan sosok tanaman, ternyata perkiraan saya salah. Apa sebab ?? Ternyata dari pengamatan saya terutama dari bentuk daun, lengkeng tersebut lebih condong ke lengkeng lokal.. Namun masak bisa ya lengkeng lokal seperti ini berbuah didaerah dataran rendah seperti Kota Kediri.....

Sambil berlalu mengamati pohon lengkeng tadi saya jadi teringat, kurang lebih setahun yang lalu saudara di Kediri memberi 1 batang cangkokkan lengkeng dari temannya yang katanya bisa berbuah lebat dan bisa berbuah 2 kali di daerah Kediri. Si empunya, yang ternyata temen saudara saya, bilang katanya jenis diamond River, namun setelah saya lihat ternyata bukan. Dan setelah saya tanya lebih lanjut kepada saudara saya, ternyata lengkeng cangkokkan yang saya berasal dari indukan yang saya lihat waktu lebaran lalu. Beruntung benar saya mendapatkan cangkokkannya. Sepulang dari kediri, hasil cangkokan yang saya tanam di Kota Malang (di kebun dengan ketinggial 493 dpl) kembali saya rawat dengan intensif. Dan Akhirnya si lengkeng "aneh" ini berbunga juga. Dalam hati saya berkesimpulan, lengkeng ini bisa berbuah di daerah dataran rendah hingga menengah, so bisa dijadikan alternatif pilihan bagi para hobiis tanaman buah terutama lengkeng mania. Walaupun terus terang, saya belum pernah mencicipi buahnya, saya yakin lengkeng ini layak untuk dikebunkan dan dijadikan alternatif selain jenis lengkeng yang telah ada. Apalagi sesuai pengakuan si empunya indukan, pohon ini dapat berbuah 2 kali setahun dan tanpa perlakuan khusus. Jenis lengkeng apa ini ???? Itu yang masih menjadi pertanyaan bagi saya sendiri...

Lebih Jauh Tentang Lengkeng Booster

Di postingan terdahulu dengan topik membuahkan lengkeng itoh telah saya ulas mengenai paket Lengkeng Booster. Postingan ini akan lebih detail mengulas lebih dalam sekaligus menjawab beberapa pertanyaan yang saya terima baik melalui email, sms ataupun telpon dari rekan-rekan penghobi tanaman lengkeng.

paket Lengkeng Booster

Paket Lengkeng Booster (LB) terdiri dari 3 macam, yaitu :
  1. Seperempat (1/4) ltr Asam Amino Plus atau yang dikenal dengan Profesor Ajaib.
  2. Satu kg Pupuk Farmphion Blue dengan kandungan 15:10:32 (yang berarti kandungan N 15%, P 10% dan K 32%) serta beberapa unsur mikro termasuk MgO, TE dll.
  3. Satu liter Booster yang merupakan pupuk cair mikro dan makro dengan kandungan NPK : 4% : 6% : 8% ; serta unsur mikro EDTA. Booster inilah yang juga mengandung potasium chlorat, yang dikenal sebagai bahan peledak (salah satu bahan pembuat kembang api).
Secara singkat, berikut fungsi dari ke 3 item diatas :
  • Asam amino, secara garis besarnya asam amino berfungsi untuk memacu pertumbuhan akar. Dengan pertumbuhan akar yang bagus penyerapan unsur hara dalam tanah oleh tanaman akan berlangsung optimal, sehingga tanaman dapat tumbuh dengan subur.
  • Pupuk Farmphion Blue dengan formula khusus ini , merupakan makanan yang diperlukan tanaman lengkeng dalam rangka pertumbuhan seperti pembentukan tajuk dan tunas baru. Dengan kandungan unsur mikro yang lumayan lengkap, nutrisi tanaman tersedia dalam pupuk ini.
  • Berikutnya adalah Booster, inilah bagian terakhir yang penting dalam menentukan pembentukan buah pada lengkeng. Boster pada prinsipnya berfungsi untuk mengalihkan / memati surikan pertumbuhan lengkeng yang telah subur dari vase Vegetatif (pembentukan cabang, tunas dan daun baru) ke dalam vase Generatif (pembentukan bunga sebagai bakal buah). Jadi setelah tanaman dBulleted Listapat asupan nutrisi yang memadai, maka akan "digiring" oleh Booster ini untuk pembentukan bunga sebagai bakal buah.

30-40 hari setelah aplikasi muncul bakal bunga

Bagaimana Aplikasinya ?
Sekedar mengingatkan pada ulasan terdahulu (membuahkan lengkeng itoh), satu paket LB dapat diaplikasikan untuk tanaman itoh dengan umur 3 tahun dari bibit (diameter sebesar lengan orang dewasa) sebanyak 4-6 pohon. Disebutkan pada ulasan terdahulu, pemberian dilakukan sebanyak 4 kali jeda 1 minggu. Ternyata aplikasi dengan cara ini akan menghasilkan pemunculan bunga pada lengkeng yang kurang serempak (susul menyusul). Bahkan pada pemangkasan tangkai buah yang sudah matang, akan keluar tunas yang akan membawa bakal bunga. Jadi pada tanaman lengkeng akan terdapat buah dalam berbagai ukuran (buah besar, buah sedang, buah pentil dan bunga). Kalau diterapkan dalam skala produksi tentu saja cara ini kurang tepat, namun akan bagus bila diterapkan pada tanaman koleksi di rumah.

aplikasi di pot perhatikan dosisnya

Untuk skala produksi, aplikasi paket LB sebaiknya diberikan sekali saja. Lebih jelasnya, jika 1 paket kita aplikasikan untuk 4 tanaman, campur ketiga macam paket jadi satu, dalam 1 ltr air, bagi ke dalam 4 bagian, masing-masing bagian (1/4 ltr larutan pekat) campur kembali dengan 15-25 liter air, lalu siramkan disekeliling tajuk lengkeng yang dimaksud sekaligus. Perhatikan jika waktu aplikasi kondisi tanah kering sekali, sebaiknya siram / basahi dulu sekeliling tajuk dengan air. Empat puluh hari setelah aplikasi bakal bunga akan bermunculan secara kompak.
Bedasar pengalaman, tanaman dengan umur 3 th dari bibit, dapat menghasilkan 30-45 kg per pohon (panen pertama), untuk panen berikutnya kan semakin meningkat sesuai jumlah tajuk baru yg terbentuk (buah akan muncul disetiap tajuk/pucuk)

Jadi sekali lagi, jika di aplikasikan di kebun skala produksi akan lebih baik jika 0memakai cara diatas. Namun bila anda aplikasikan pada tanaman koleksi pilihan pertama patut dicoba.

buah muncul di setiap tajuk

Kapan waktu tepat untuk aplikasi ???
Pemilihan waktu aplikasi patut kita perhatikan. Sebagai gambaran, jika kita menghendaki hari ini kita petik lengkeng, maka hitung mundur 5-6 bulan dari hari ini, itulah waktu kita aplikasi. Jadi musim panen bisa kita atur.

Akan tetapi yang perlu diperhatikan adalah : yang pertama, waktu aplikasi perhatikan kondisi tanaman. Tanaman dengan kondisi pucuk daun muda yang dominan belum waktunya diaplikasi, tunggu hingga daun muda menuju kearah tua. Setelah daun pucuk muda tidak ada (sudah menuju tua) baru aplikasi paket LB.
Yang kedua, ingat musim hujan. Ingat, setelah 40 hari aplikasi bakal bunga akan muncul, dan kurang lebih 2 bulan setelah bakal bunga muncul, bunga akan mekar. Nah pada saat bunga mekar, dan musim hujan tiba, dapat dipastikan bunga akan rontok dan tidak menjadi bakal buah.
satu dompol 6-8 ons

Untuk lengkeng jenis apa saja ya paket LB ini ??
Paket LB sebenarnya bisa diaplikasikan untuk segala jenis lengkeng, baik lokal, dari biji maupun introduksi...
Sekedar informasi, yang layak diaplikasi seperti jenis : Itoh, Bikyu, Sricomphu, Virni, Kristalin, Due, Lokal yg bertahun-tahun tidak berbuah. Atau pada jenis yang pada umumnya susah berbuah di Indonesia.

Sedang untuk jenis seperti Diamond River, Pingpong, Gading, Aroma durian, Puang Rai, yang terkenal dengan lengkeng dataran rendah yang mudah berbuah tidak perlu. Akan tetapi jika anda menghendaki mereka berbuah dapat diaplikasikan LB, tapi ingat karena harga yang lumayan mahal, beri aplikasi sedikit saja. Toh tanpa LB pun mereka rajin berbuah....
Semoga bermanfaat

Lengkeng Pingpong Thailand VS Vietnam

Lengkeng Pingpong merupakan salah satu jenis lengkeng dataran rendah yang telah populer di tanah air. Sesuai namanya, lengkeng pingpong bisa menghasilkan buah seukuran bola pingpong, dengan catatan harus dengan perawatan dan pemupukan intensif dan bener-bener ditanam di dataran rendah. Informasi yang saya peroleh dari rekan-rekan hobiis, pingpong yang ditanam didataran menengah,(diatas 400 dpl) akan memiliki ukuran buah yang kurang maksimal jika dibandingkan ditanam didaerah dataran rendah (dibawah 300 dpl).

Pingpong memiliki karakteristik yang berbeda dengan lengkeng jenis lain. Daun yang lebih kecil dan menggulung merupakan ciri khas lengkeng pingpong. Tajuk yang bersifat ngelacir dan percabangan yang sedikit juga merupakan ciri khasnya.

Oleh karena buah terletak pada setiap cabang, maka produktivitas pingpong juga tergantung pada banyak sedikitnya percabangan. Jika menghendaki buah yang lebat, pemangkasan tajuk secara rutin mutlak diperlukan semenjak dini.
Terdapat 2 jenis pingpong di pasaran yang saya ketahui selama ini, pingpong jenis Thailand dan pinpong jenis Vietnam. Lho ???? Apa bedanya ya......



Pingpong Vietnam


Pingpong Thailand

Karena sama-sama berlabel nama pingpong, sebenarnya kedua jenis ini relatif sama. Perbedaan mendasar terletak pada : bentuk daun dan karakter batang.

Pingpong Vietnam :
  • Memiliki ukuran daun yang agak besar / lebar dari pingpong Thailand.
  • Batang kokoh, sehingga tidak perlu ditopang ajir / penyangga bila ditanam di pot / lahan
  • Buah manis, aroma harum dan sedikit lebih banyak kadar airnya
Pingpong Thailand :
  • Ukuran daun lebih sempit dan agak kecil
  • Batang cenderung ngelacir dan kurang kokoh, sehingga perlu ditopang penyangga / ajir
  • Buah manis, aroma khas dan kadar air lebih sedikit (kering)
Itulah perbedaan utama yang ada pada 2 jenis pingpong tersebut, namun keduanya bila dilakukan perawatan intensif serta pemangkasan sejak dini, produktivitas tidak kalah dengan jenis Diamond River. Walaupun ukuran biji relatif agak besar juga, namun Lengkeng pingpong layak untuk dikebunkan dan dijadikan alternatif lain disamping jenis lengkeng yang telah ada dipasaran. Sebagai informasi, hingga saat ini pasokan lengkeng jenis pingpong di pasar swalayan masih sangat-sangat terbatas dan boleh dibilang belum ada, oleh karena belum banyak yang mengebunkan pingpong secara besar.
Para pekebun cenderung melihat pingpong kurang produktif. Namun pendapat itu tidak sepenuhnya betul. Dengan melihat karakter Pingpong Vietnam yang telah saya amati dan telah melihat contoh indukan koleksi milik kenalan, jenis ini layak untuk dikebunkan skala produksi.
Perbanyakan Pingpong Vietnam dapat dilakukan dari biji (3-4 tahun baru mulai produksi), sambung susu, okulasi dan Cangkok. Tidak seperti jenis Thailand, jenis Vietnam ini relatif mudah untuk di cangkok.
Anda berminat mengebunkan..........
Pingpong Vietnam

Pingpong Thailand



Ditanam di Pot

Penyakit daun pada Lengkeng Jenis Itoh

Lengkeng dataran rendah jenis Itoh konon dari negeri asalnya Thailand merupakan jenis lengkeng dataran tinggi yang secara bertahap diadaptasikan agar dapat tumbuh di dataran rendah. Masuk ke Indonesia pada awalnya Itoh atau Edaw terkenal sangat sulit untuk dibuahkan. Kabarnya di Thailand sendiri untuk membuahkan harus di rangsang dengan zat yang termasuk kategori bahan peledak, dan ini yang dilarang peredarannya di Indonesia. Salah-salah kita berurusan dengan Densus 88 bila memiliki bahan tersebut. Namun belakangan para penghobi tanaman buah ditanah air berhasil membuahkan dengan formula khusus sebagai perangsangnya, tidak terkecuali punya saya (untuk cara membuahkan Itoh akan diulas lain waktu., mohon sabar ya..…)

Suatu hari saya dikejutkan oleh 5 tanaman itoh saya yang telah berumur 3 tahun. Buah yang ditunggu tak kunjung tiba, eh yang muncul malah daun muda yang ujungnya coklat menuju kering. Tidak terlihat tanda-tanda serangan insect atau hewan pengganggu waktu itu. Analisa pertama waktu itu kemungkinan adanya keracunan atau Ph tanah yang tidak cocok dengan syarat tumbuh Itoh. Yang anehnya lagi daun yang sudah tua tidak terserang, dengan kata lain daun yang terserang daun muda menuju tua. Dan yang meyebabkan saya menyimpulkan bahwa itoh ternyata tidak cocok di kebun saya ialah karena jenis tanaman lengkeng seperti Diamond River dan Pingpong daunnya tidak terserang sama sekali…
Dengan terpaksa daun yang ujungnya kering dan menggulung pada itoh saya buang semua dengan harapan akan muncul daun baru yang sehat. Ternyata harapan dari daun baru sama sekali tidak bias diharapkan, alias masih berujung kering dan menggulung.

Serangan
Singkatnya, lewat diskusi dengan istri dan seorang teman, ketemulah penyebab semua itu. Hal tersebut ternyata disebabkan oleh ulat kecil yang menyerang daun dan berada di tulang daun. Ulat ini menetas lewat serangga yang menusukkan telurnya ke daun pupus Itoh (sampai saat ini saya belum menemukan vector atau hewan pembawa telur ulat ini). Setelah menetas dan menjadi ulat, si ulat yang berada ditengan tulang daun ini akan menggerogoti tulang daun utama (tengah). Hal ini bisa dilihat pada pupus daun itoh yang muda dan kelihatan menggulung. Kalau Anda melihat pupus itoh agak menggulung seperti daun muda yang kelihatan layu, pasti di dalam tulang daunnya sudah bersarang ulat ini. Dengan seiring menuanya daun muda ini, dan ulat hanya berhasil menyerang sebagian tulang daun, maka daun menjadi hijau tua dengan bekas serangan ulat (pucuk daun) menjadi kering kehitaman dan menggulung.

serangan pada daun

Pada daun muda yang terkena, coba anda petik dan belah tulang daun yg ditengah perlahan-lahan. Perhatikan tulang daun sudah kosong isinya karena serangan ulat, dan belah lagi hingga ke pangkal daun. Disitu Anda akan menemukan ulat kecil yang sedang berpesta. Sebagai catatan, ulat akan kelihatan biasanya di pagi atau sore hari, entah di siang hari ia istirahat dimana.


belah tulang daun untuk melihat ulat

ulat yang berhasil saya keluarkan

Penanggulangan
Serangan ulat ini tidak bisa dibasmi secara spontan. Untuk menanggulanginya, jika serangan sudah parah atau hamper 70 %, hilangkan daun yang sudah terkena serangan dan bakar agar ulat mati. Jika belum parah, semprotkan insektisida yang bersifat sistemik secara berkala. Pengalaman saya penyemprotan Insektisida Sistemik tiap minggu diselingi dengan penyemprotan insektisida kontak. Sebagai contoh minggu I disemprot insektisida sistemik, minggu II disemprot yang kontak, minggu II sistemik lagi dan seterusnya. Penyemprotan sebaiknya dilakukan dipagi atau sore hari.

Oh ya, sebaiknya untuk mencegah serangan pada daun ini lakukan tindakan preventif secara berkala dengan penyemprotan insektisida dengan dosis anjuran walaupun tidak terjadi serangan. Dijamin deh, kita tidak akan melihat itoh berdaun hitam kering lagi…….

Okulasi

Okulasi termasuk cara perbanyakan tanaman yang cukup populer. Pasti sudah banyak yang tahu cara okulasi. Hanya saja okulasi tak bisa sembarangan dilakukan. Harus tahu langkah-langkahnya. Pada dasarnya langkah2 Okulasi dapat di jelaskan sebagai berikut :

  1. Batang bawah disayat, berukuran lebar 1 cm panjang 2 cm kemudian ditarik kebawah hingga menyerupai lidah lalu baigain lidah dipotong separuhnya.
  2. Mata tunas (entres) pada cabang disayat bersama sebagian kayunya dari arah bawah keatas sepanjang 2 cm, kemudian bagian kayu dikelupas.
  3. Mata tunas (entres) ditempelkan / disisipkan pada celah sayatan batang bawah hingga benar-benar menyatu.
  4. Pada bidang tempelan (okulasi) dibalut dengan plastik bersih mulai dari tempelan bawah sampai keatas dan berakhir dibawah lagi.
  5. Pada umur 4-6 minggu setelah penempelan pembalut plastic dapat dibuka untuk mengetahui keberhasilannya.
  6. Apabila mata tempel menyatu dan berwarna hijau segar berarti okulasi berhasil, namun bila berwarna coklat sampai hitam dan kering berarti penempelan gagal.

Selain itu ada beberapa rahasia yang bisa mempengaruhi keberhasilan okulasi, ini dia :

1. Memilih mata
Ketepatan memilih mata tunas yang akan ditempel merupakan salah satu kunci keberhasilan okulasi. Mata tunas yang dipilih harus yang berpotensi tumbuh. Ciri-cirinya? Pada tanaman jambu dan mangga, pilih mata tunas yang sudah keluar tunas kecil.

Sementara untuk tanaman lain, Adung alias Abdul Ghani menyarankan mata yang sama sekali belum bertunas. Untuk mangga dan duren sering diakali dengan cara perompesan/pelerengan. Caranya? Pangkas habis daun pada pucuk pohon mangga. Perompesan daun akan memacu tumbuhnya tunas baru. Nah, tunas baru itulah yang bisa dipakai.

2. Cara menyayat
Perhatikan juga cara membuat sayatan batang induk dan batang atas. Kayu dari pohon induk tak boleh tersayat. Bahkan kambium, semacam lendir licin yang menempel pada kayu induk tak boleh hilang. Soalnya kambium berfungsi untuk lalu-lintas makanan dari daun ke tubuh tanaman. Kalau kambium hilang suplai makanan ke mata tempel tidak ada. Tunas baru pun tidak bakal tumbuh. Tak boleh ada kayu yang tertinggal di kulit mata tempel. Supaya mudah dalam membuat sayatan, potong cabang yang akan diambil mata tempelnya. Siapkan dulu mata tempel dari cabang atas. Baru kemudian sayat pohon induk. Tujuannya agar kambium tidak kering. Pakailah pisau yang tajam dan steril supaya hasil sayatannya rapi dan higienis.

3. Cara mengikat
Mengikat mata tempel juga tidak boleh sembarangan. Ikatan harus rapat sampai angin tak bisa masuk ke tempelan. Harus pas, tidak boleh terlalu kencang tidak juga terlalu longgar. Kulit mata tunas menempel dengan sempurna sudah cukup. Kalau
terlalu kencang, bisa tercekik.

Mata tunas boleh ikut ditutup, boleh juga tidak ditutup. Mata tunas yang ditutup punya kelebihan. Gangguan dari luar, terutama air tidak bisa masuk. Tapi ikatan pada mata tunas tak boleh kencang. Supaya tunas bisa tumbuh. Kalau mata tunas tidak ditutup harus dipastikan air tidak menyentuh tempelan. Soalnya, entres bisa busuk kalau kena air.

4. Kecepatan kerja
Sewaktu melakukan okulasi, kerja harus cepat. Sayatan di pohon induk tidak boleh terlalu lama di udara terbuka. Begitu juga dengan sayatan mata tempel. Kalau terlalu lama kambium pada kayu bisa kering. Agar kerja bisa cepat dan tak terganggu, sebaiknya siapkan semua alat dan bahan yang dibutuhkan terlebih dahulu. Agar sewaktu bekerja tak lagi perlu cari-cari alat
yang dibutuhkan. Siapkan dulu mata tempel, baru sayat batang induk. Ada lagi cara untuk menyiasati kelambatan kerja. Bekerjalah di tempat yang teduh. Sebaiknya lakukan pada pagi atau sore hari. Terik matahari tentu akan mempercepat, kambium menjadi kering. Sebaiknya letakkan hasil okulasi di tempat teduh. Selain menghindari terik matahari, juga agar tak ada air yang masuk ke sambungan.

Selamat mencoba....


GRAFTING LENGKENG

Grafting atau yang lebih dikenal dengan sambung pucuk adalah merupakan salah satu cara perbanyakan tanaman secara vegetatif. Grafting sendiri biasanya dilakukan dengan menyambung entres tanaman (batang atas) dari indukan atau varietas yang unggul, sedang batang bawahnya dipilih dari biji yang mempunyai sifat tahan penyakit dan adaptif terhadap lingkungan.
Salah satu tanaman yang bisa dikembang biakan dengan grafting ini adalah kelengkeng. Batang bawah yang digunakan untuk lengkeng berasal dari biji, sedang entres atau batang atasnya dipilih jenis lengkeng yang produktif dan cepat berbuah seperti jenis lengkeng dataran rendah Diamond River, Pingpong, Itoh dan lainnya.
Yang perlu dijadikan catatan, grafting lengkeng memerlukan ketrampilan dan latihan berulang-ulang untuk mencapai tingkat keberhasilan yang tinggi, oleh karena lengkeng memiliki kulit batang yang sangat tipis dibanding tanaman lainnya seperti kopi, jambu air ataupun lainnya.

Tapi jangan khawatir, berkat latihan, latihan dan terus latihan serta berbagai informasi dari berbagai sumber, berikut saya berikan kunci dalam grafting lengkeng :
  • Pilih batang bawah yang cukup berkayu dan dalam kondisi vegetatif yang bagus, ditandai dengan keluarnya tunas muda. Hal ini dapat diperoleh dengan jalan melakukan pemupukan 2 minggu sebelum batang bawah di sambung
  • Untuk entres pilih juga yang dalam masa vegetatif bagus, ditandai juga dengan adanya tunas muda. Dan ingat jangan pilih entres yang terlalu muda, masih hijau ataupun kemerahan. Pilih yang muda menuju proses tua, buang ujung yang masih terlalu muda. Sebagai tips tambahan, 2 minggu sebelum pengambilan entres, pangkas daunnya agar merangsang pertumbuhan tunas baru.
  • Kulit batang bawah dan entres harus ketemu, jika mungkin batang atas dan bawah harus seimbang
  • Gunakan pisau yang tajam dan bila perlu steril
  • Plastik pengikat usahakan gunakan plastik es yang bersih, demikian juga untuk plastik penutupnya
  • Usahakan waktu grafting pagi atau sore hari dan dilakukan ditempat yang teduh (dibawah naungan), jangan waktu kondisi terik.

Berikut tahapan untuk sambung pucuk lengkeng

  1. Siapkan alat seperti pisau grafting, gunting tanaman, plastik pengikat dan sungkup
  2. Pilih batang bawah yang siap di sambung demikian juga batang atas / entres, usahakan keduanya memiliki ukuran yang seimbang.
  3. Ujung batang bawah dipotong pada ketinggian 10-20 cm dari permukaan tanah
  4. Belah batang bawah dengan pisau sedalam kurang lebih 3-4 cm membentuk huruf V
  5. Potong cabang enters sepanjang 4-7 cm (2-3 mata tunas), sayat bagian pangkal dikedua sisinya sehingga membentuk baji sepanjang 2-3 cm. Usahakan sayatan ini mulus atau datar
  6. Sisipkan batang atas ke dalam celah batang bawah hingga benar-benar menyatu. Disinilah letak kunci keberhasilan utama grafting. Dengan penggunaan pisau yang tajam dalam membelah batang bawah dan menyayat entres, diharapkan pada penyisipan ini kedua bagian dapat menyatu dengan sempurna. Sebab salah sedikit dapat dipastikan grafting akan gagal. Sebagai tips, konsentrasikan penyatuan kulit kedua bagian (batang atas dan entres) hanya pada satu sisi saja, abaikan sisi yang lain bila sudah kita dapatkan satu sisi menyatu dengan sempurna. Sebab bila kita menghendaki semua sisi menyatu sempurna akan susah dilakukan karena ukuran entres dan batang bawah tidak mungkin persis sama. Paling tidak inilah kesimpulan saya selama melakukan grafting lengkeng.
  7. Hasil sambungan ditali menggunakan plastik mulai dari sambungan bawah sampai kesambungan atas dan berakhir ke bawah lagi lalu diikat erat. Pengikatan / pembungkusan plastik bisa juga dilakukan sampai ke entres, dengan maksud agar entres terhindar dari proses penguapan yang berlebih
  8. Sungkup hasil sambungan dengan plastik es dan tempatkan ditempat teduh atau dibawah shading net.
  9. Dalam jangka waktu 3-4 minggu sambungan yang berhasil akan keluar tunas muda, saat inilah plastik sungkup boleh dibuka, tapi jangan tempatkan tanaman dibawah sinar matahari langsung. Tempatkan ditempat yang ternaungi dulu selama kurang lebih 2 minggu.


Dengan berpedoman pada hal yang telah diuraikan diatas, yang dahulu pada awalnya tingakat keberhasilan saya dalam grafting lengkeng 0 % kini menjadi lebih dari 60 %. Hal ini diperoleh dari hasil bertanya pada para pakarnya, mencoba, mencoba dan terus mencoba sendiri. Semoga bermanfaat… dan selamat mencoba.

Lengkeng Itoh Sulit Berbuah ???

Memang, sampai saat ini jika Anda memiliki Lengkeng jenis Itoh atau Edaw sulit sekali untuk berbuah. Mungkin para pencinta tanaman jenis ini sangat kecewa, dulu sewaktu tanaman diperkenalkan di Indonesia digembar gemborkan varietas Itoh memiliki keistimewaan dari kualitan buah daripada jenis lainnya. Kenyataannya setelah para penghobi mengkoleksi jenis ini dan memeliharanya selama 3 tahun lebih, buah tak kunjung muncul juga. Dari penjual bibit yang dulu mempromosikan jenis ini juga tidak ada semacam pengawalan terhadap produk yang mereka import. Anehnya konon mereka juga tidak berhasil membuahkan itoh di Indonesia.

di pot 40 hari setelah aplikasi bunga keluar


buah kecil mulai terbentuk

Seiring perkembangan, telah beredar dipasaran suatu formula yang bisa memaksa itoh untuk berbuah. Lewat seorang teman yang menjadi distributor formula ini, saya iseng-iseng melakukan eksperimen terhadap 4 pohon itoh saya. Dan luar biasa, dalam kurun waktu 40 hari setelah aplikasi pertama, keluar bakal bunga disetiap tajuk yang ada. Berita ini tentu saja membuat saya gembira, dan dengan cepat saya berikan informasi kepada teman yang juga mengalami hal serupa.

Apa formula itu ??
Formula ini oleh distributor di beri nama Lengkeng booster, terdiri dari 3 formula yaitu 1 kg pupuk dengan kandungan P dan K yang lebih tinggi dari N, 1000 ml lengkeng Booster, dan 250 ml Asam Amino. Dari satu paket formula ini dapat diaplikasikan untuk 4 pohon itoh dengan umur kurang lebih 3 tahun dari bibit.
Untuk lebih mudahnya dosis yang diterapkan adalah : bagi ke tiga jenis formula tadi ke dalam 4 bagian (karena kita akan mengaplikasikan 4 kali pada 4 tanaman). Aplikasi I dilakukan dengan mencampur ¼ bagian dari formula tadi dengan 1 liter air (kita namakan aja larutan pekat). Selanjutnya kita mendapatkan 1 liter larutan pekat yang harus di siramkan untuk 4 tanaman, sehingga masing-masing tanaman mendapat jatah ¼ liter. Jatah untuk tiap tanaman ini campur dengan 5-10 liter air lagi lalu siramkan ke sekeliling tanaman itoh (mengikuti lebar tajuk daun). Penambahan air sebagai siraman bisa dilakukan setelah aplikasi jika tanah benar-benar kering.
Aplikasi II lakukan setelah 1 minggu aplikasi I, sampai aplikasi IV. Oh ya… jika tanaman belum dewasa atau belum besar, 1 paket formula bisa di aplikasikan pada 5 atau lebih pohon. Demikian juga jika di aplikasikan pada tambulampot itoh, berikan dosis yang rendah dahulu untuk tambulampot, karena jika dosisnya kebanyakan akan menyebabkan tanaman kering dan mati (yang dialami rekan saya). Namun jika aplikasi dilakukan terhadap pohon yang sudah tua dan besar (lebih 5 tahun), mungkin satu paket formula tadi hanya diaplikasikan untuk 1-2 pohon saja).
Jangan lupa pemberian pupuk dengankadar K tinggi pada saat Itoh sudah mulai pentil, biar buahnya lebih manis, renyah dan mak nyusssss.


1- 2 minggu lagi bisa dipanen

Membentuk Tajuk & Membuahkan Srikaya Jumbo

Layak untuk dikebunkan

Buah jumbo, biji sedikit membuat harga mahal

Srikaya Jumbo Australia seperti pada tulisan terdahulu memang memiliki buah yang bisa mencapai berat hingga 8 ons. Dengan ukuran daun yang lebih besar dari jenis lokal, srikaya jumbo ini bersifat genjah dan adaptif ditanam baik di dataran rendah maupun menengah. Sayang jika perawatan dilakukan alakadarnya menjadikan tanaman ini memiliki tajuk yang ngelacir dan cenderung meninggi.

Untuk menghindari tanaman (terutama dari bibit, baik okulasi maupun sambung susu) cenderung ngelacir dan meninggi, maka pembentukan tajuk semenjak dini perlu dilakukan. Perontokan daun pada tanaman muda / bibit akan merangsang tumbuhnya cabang dan tunas baru, dengan demikian akan didapatkan banyak tunas / cabang dikemudian hari. Perontokan daun dilakukan dengan cara memotong daun dan disisakan sebagian tangkai daun. Sisa tangkai daun ini nantinya akan rontok dan akan tumbuh tunas yang merupakan cikal bakal tajuk baru..

pangkas daun sisakan sedikit tangkai

potong ujung tanaman 3-5 cm

akan muncul tunas bakal cabang baru

Sekarang bagaimana cara merangsang pembuahan nya ??

Berikut sedikit penjelasannya :

  • Perangsangan bunga hendaknya dilakukan terhadap tanaman yang sehat dengan asupan pupuk yang cukup.
  • Lakukan perangsangan pada batang yang sudah tua (berwarna coklat kehitaman) dan jangan pada batang yang masih kelihatan hijau.
  • Lakukan perontokan daun bersama tangkainya pada ba.tang yang sudah dipilih. Perbedaan perontokan daun ini berbeda dengan pada tanaman bibit, jika pada tanaman bibit dilakukan pemangkasan daun dan disisakan tangkainya, kalau di sini daun bersama tangkainya di rontokkan semua, (dapat menggunakan tangan, tanpa alat Bantu).
  • Selang 2 – 3 minggu, pada bekas daun yang dirontokkan akan keluar tunas baru berikut calon bunga.
  • tunas baru muncul
  • diikuti calon bunga
  • bakal buah
  • Biarkan bunga mekar hingga membentuk bakal buah.
  • Lakukan seleksi buah, buang bakal buah yang tidak normal. Pelihara bakal buah yang terletak pada batang yang besar, oleh karena buah tersebut akan tumbuh optimal dari pada yang terletak pada batang yang lebih kecil
  • Buah terseleksi sebaiknya dibungkus sejak dini untuk mendapatkan buah yang mulus dan berkualitas.
  • Berikan pupuk dengan kandungan K yang lebih tinggi selama proses pembesaran buah, supaya buah lebih manis.

Jual Bibit Buah Naga Merah, super red, putih


Kami menyediakan bibit buah naga :
  • Ukuran 15cm-25cm -->hrg Rp. 10.000/phn(super red) & Rp. 7.000/phn (daging putih)
  • Ukuran 25cm-50cm -->hrg Rp. 20.000/phn(super red) & Rp. 15.000/phn (daging putih)
  • Ukuran 50cm-80cm -->hrg Rp. 30.000/phn(super red) & Rp. 30.000/phn (daging putih)
  • Ukuran 80cm-120cm -->hrg Rp. 50.500/phn(super red) & Rp. 45.000/phn (daging putih)
  • Pemesanan dalam jumlah min 100 pohon, kami beri diskon 10%
Berdasarkan analisa bisnis yang kami hitung, pada panen pertama modal kemungkinan bisa ditutup dan telah memperoleh keuntungan yang cukup besar..Untuk tahun berikutnya hasilnya akan lebih meningkat lagi. Untuk 1 ha lahan diperkirakan dapat memperoleh keuntungan minimal sekitar 700jt...
Pemesanan hub: Rapih Juwito 081392711538
Atau kunjungi http://www.naturagarden.blogspot.com


buah naga merah super / super red dragon fruit


Bunga waktu malam hari

Bunga masih mekar pada sekitra jam 8 pagi


Calon bibit dari cabang yang telah tua




Buah super red yang telah sipa petik