Tampilkan postingan dengan label lengkeng itoh. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label lengkeng itoh. Tampilkan semua postingan

Selasa, 28 Juli 2009

GRAFTING LENGKENG

Grafting atau yang lebih dikenal dengan sambung pucuk adalah merupakan salah satu cara perbanyakan tanaman secara vegetatif. Grafting sendiri biasanya dilakukan dengan menyambung entres tanaman (batang atas) dari indukan atau varietas yang unggul, sedang batang bawahnya dipilih dari biji yang mempunyai sifat tahan penyakit dan adaptif terhadap lingkungan.
Salah satu tanaman yang bisa dikembang biakan dengan grafting ini adalah kelengkeng. Batang bawah yang digunakan untuk lengkeng berasal dari biji, sedang entres atau batang atasnya dipilih jenis lengkeng yang produktif dan cepat berbuah seperti jenis lengkeng dataran rendah Diamond River, Pingpong, Itoh dan lainnya.
Yang perlu dijadikan catatan, grafting lengkeng memerlukan ketrampilan dan latihan berulang-ulang untuk mencapai tingkat keberhasilan yang tinggi, oleh karena lengkeng memiliki kulit batang yang sangat tipis dibanding tanaman lainnya seperti kopi, jambu air ataupun lainnya.

Tapi jangan khawatir, berkat latihan, latihan dan terus latihan serta berbagai informasi dari berbagai sumber, berikut saya berikan kunci dalam grafting lengkeng :
  • Pilih batang bawah yang cukup berkayu dan dalam kondisi vegetatif yang bagus, ditandai dengan keluarnya tunas muda. Hal ini dapat diperoleh dengan jalan melakukan pemupukan 2 minggu sebelum batang bawah di sambung
  • Untuk entres pilih juga yang dalam masa vegetatif bagus, ditandai juga dengan adanya tunas muda. Dan ingat jangan pilih entres yang terlalu muda, masih hijau ataupun kemerahan. Pilih yang muda menuju proses tua, buang ujung yang masih terlalu muda. Sebagai tips tambahan, 2 minggu sebelum pengambilan entres, pangkas daunnya agar merangsang pertumbuhan tunas baru.
  • Kulit batang bawah dan entres harus ketemu, jika mungkin batang atas dan bawah harus seimbang
  • Gunakan pisau yang tajam dan bila perlu steril
  • Plastik pengikat usahakan gunakan plastik es yang bersih, demikian juga untuk plastik penutupnya
  • Usahakan waktu grafting pagi atau sore hari dan dilakukan ditempat yang teduh (dibawah naungan), jangan waktu kondisi terik.

Berikut tahapan untuk sambung pucuk lengkeng

  1. Siapkan alat seperti pisau grafting, gunting tanaman, plastik pengikat dan sungkup
  2. Pilih batang bawah yang siap di sambung demikian juga batang atas / entres, usahakan keduanya memiliki ukuran yang seimbang.
  3. Ujung batang bawah dipotong pada ketinggian 10-20 cm dari permukaan tanah
  4. Belah batang bawah dengan pisau sedalam kurang lebih 3-4 cm membentuk huruf V
  5. Potong cabang enters sepanjang 4-7 cm (2-3 mata tunas), sayat bagian pangkal dikedua sisinya sehingga membentuk baji sepanjang 2-3 cm. Usahakan sayatan ini mulus atau datar
  6. Sisipkan batang atas ke dalam celah batang bawah hingga benar-benar menyatu. Disinilah letak kunci keberhasilan utama grafting. Dengan penggunaan pisau yang tajam dalam membelah batang bawah dan menyayat entres, diharapkan pada penyisipan ini kedua bagian dapat menyatu dengan sempurna. Sebab salah sedikit dapat dipastikan grafting akan gagal. Sebagai tips, konsentrasikan penyatuan kulit kedua bagian (batang atas dan entres) hanya pada satu sisi saja, abaikan sisi yang lain bila sudah kita dapatkan satu sisi menyatu dengan sempurna. Sebab bila kita menghendaki semua sisi menyatu sempurna akan susah dilakukan karena ukuran entres dan batang bawah tidak mungkin persis sama. Paling tidak inilah kesimpulan saya selama melakukan grafting lengkeng.
  7. Hasil sambungan ditali menggunakan plastik mulai dari sambungan bawah sampai kesambungan atas dan berakhir ke bawah lagi lalu diikat erat. Pengikatan / pembungkusan plastik bisa juga dilakukan sampai ke entres, dengan maksud agar entres terhindar dari proses penguapan yang berlebih
  8. Sungkup hasil sambungan dengan plastik es dan tempatkan ditempat teduh atau dibawah shading net.
  9. Dalam jangka waktu 3-4 minggu sambungan yang berhasil akan keluar tunas muda, saat inilah plastik sungkup boleh dibuka, tapi jangan tempatkan tanaman dibawah sinar matahari langsung. Tempatkan ditempat yang ternaungi dulu selama kurang lebih 2 minggu.


Dengan berpedoman pada hal yang telah diuraikan diatas, yang dahulu pada awalnya tingakat keberhasilan saya dalam grafting lengkeng 0 % kini menjadi lebih dari 60 %. Hal ini diperoleh dari hasil bertanya pada para pakarnya, mencoba, mencoba dan terus mencoba sendiri. Semoga bermanfaat… dan selamat mencoba.

Lengkeng Itoh Sulit Berbuah ???

Memang, sampai saat ini jika Anda memiliki Lengkeng jenis Itoh atau Edaw sulit sekali untuk berbuah. Mungkin para pencinta tanaman jenis ini sangat kecewa, dulu sewaktu tanaman diperkenalkan di Indonesia digembar gemborkan varietas Itoh memiliki keistimewaan dari kualitan buah daripada jenis lainnya. Kenyataannya setelah para penghobi mengkoleksi jenis ini dan memeliharanya selama 3 tahun lebih, buah tak kunjung muncul juga. Dari penjual bibit yang dulu mempromosikan jenis ini juga tidak ada semacam pengawalan terhadap produk yang mereka import. Anehnya konon mereka juga tidak berhasil membuahkan itoh di Indonesia.

di pot 40 hari setelah aplikasi bunga keluar


buah kecil mulai terbentuk

Seiring perkembangan, telah beredar dipasaran suatu formula yang bisa memaksa itoh untuk berbuah. Lewat seorang teman yang menjadi distributor formula ini, saya iseng-iseng melakukan eksperimen terhadap 4 pohon itoh saya. Dan luar biasa, dalam kurun waktu 40 hari setelah aplikasi pertama, keluar bakal bunga disetiap tajuk yang ada. Berita ini tentu saja membuat saya gembira, dan dengan cepat saya berikan informasi kepada teman yang juga mengalami hal serupa.

Apa formula itu ??
Formula ini oleh distributor di beri nama Lengkeng booster, terdiri dari 3 formula yaitu 1 kg pupuk dengan kandungan P dan K yang lebih tinggi dari N, 1000 ml lengkeng Booster, dan 250 ml Asam Amino. Dari satu paket formula ini dapat diaplikasikan untuk 4 pohon itoh dengan umur kurang lebih 3 tahun dari bibit.
Untuk lebih mudahnya dosis yang diterapkan adalah : bagi ke tiga jenis formula tadi ke dalam 4 bagian (karena kita akan mengaplikasikan 4 kali pada 4 tanaman). Aplikasi I dilakukan dengan mencampur ¼ bagian dari formula tadi dengan 1 liter air (kita namakan aja larutan pekat). Selanjutnya kita mendapatkan 1 liter larutan pekat yang harus di siramkan untuk 4 tanaman, sehingga masing-masing tanaman mendapat jatah ¼ liter. Jatah untuk tiap tanaman ini campur dengan 5-10 liter air lagi lalu siramkan ke sekeliling tanaman itoh (mengikuti lebar tajuk daun). Penambahan air sebagai siraman bisa dilakukan setelah aplikasi jika tanah benar-benar kering.
Aplikasi II lakukan setelah 1 minggu aplikasi I, sampai aplikasi IV. Oh ya… jika tanaman belum dewasa atau belum besar, 1 paket formula bisa di aplikasikan pada 5 atau lebih pohon. Demikian juga jika di aplikasikan pada tambulampot itoh, berikan dosis yang rendah dahulu untuk tambulampot, karena jika dosisnya kebanyakan akan menyebabkan tanaman kering dan mati (yang dialami rekan saya). Namun jika aplikasi dilakukan terhadap pohon yang sudah tua dan besar (lebih 5 tahun), mungkin satu paket formula tadi hanya diaplikasikan untuk 1-2 pohon saja).
Jangan lupa pemberian pupuk dengankadar K tinggi pada saat Itoh sudah mulai pentil, biar buahnya lebih manis, renyah dan mak nyusssss.


1- 2 minggu lagi bisa dipanen